Ketua DPRD Maluku Ikuti Retret Lemhanas, Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Kepemimpinan Daerah

AMBON, KutiKata.com – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, mengikuti program retret atau pembekalan yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas) sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan nasional di tingkat daerah.

Program Retret Lemhanas ini merupakan agenda strategis yang bertujuan memantapkan nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan wawasan geostrategi, serta memperkuat pemahaman terhadap dinamika ketahanan nasional di tengah berbagai tantangan global.

Watubun menilai keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang fungsi DPRD, khususnya dalam mengawal kebijakan daerah agar tetap sejalan dengan arah pembangunan nasional.

“Retret Lemhanas ini memberikan penguatan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan yang sangat penting bagi kami di daerah, terutama dalam memastikan setiap kebijakan tetap berpijak pada kepentingan nasional,” ujar Watubun.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan dalam retret tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menyentuh aspek strategis, seperti kemampuan membaca dinamika geopolitik dan geostrategis yang berdampak langsung terhadap daerah.

“Kami dibekali pemahaman mengenai ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta bagaimana mengidentifikasi ancaman dan peluang yang dihadapi bangsa. Ini penting agar para pimpinan daerah memiliki perspektif yang selaras,” jelasnya.

Sebagai pimpinan lembaga legislatif daerah, Watubun menegaskan DPRD memiliki tanggung jawab besar dalam pembentukan peraturan daerah (Perda), penganggaran, serta fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku.

“Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan berjalan optimal dan merata, terutama bagi daerah kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri,” pungkasnya.