Ketahuan Selingkuh, TIS Gantung Diri di Air Salobar, Ambon

AMBON, KutiKata.com - Seorang ibu muda berinisial TIS mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri  di rumah keluarga Pesumain RT 002 RW 002 Air Salobar,Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa(16/04/2024).

Keputusan TIS mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri dilakukan setelah perselingkuhannya diketahui sang suami.

Untuk diketahui, pukul 19.00 wit, TIS ditemukan tergantung menggunakan kaos warna unggu mudah, celana legging warna hitam dan terlilit tali warna biru pada leher  dan lidah yang menjulur keluar.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon & P.P Lease Ipda Janete Luhukay menjelaskan, sesuai keterangan saksi  Naldo Laileru,  awalnya sekira pukul 19.00 WIT,  Naldo bersama Istri datang ke rumah korban meminta daun kelor untuk dimasak,.

Namun Naldo bersama istrinya mendengar suara tangisan anak korban dari dalam kamar dalam kondisi terkunci.
Kemudian Naldo pergi mencari daun kelor untuk dimasak dan Istri Naldo masuk ke rumah korban,.

Berselang beberapa menit kemudian Naldo selesai memetik daun kelor kemudian mengetok pintu kamar korban karena anak dari korban masih tetap menangis di dalam kamar.

Naldo sempat berusaha melihat dari celah pintu kamar namun tidak kelihatan, kemudian Naldo berjalan menuju keluar rumah dan melihat kedalam kamar dari kosen jendela bagian luar dan terlihat korban sementara tergantung terlilit tali di leher.

Melihat kejadian tersebut kemudian Naldo langsung memberitahukan kepada saksi lain Leo Mandacan,yang sementara makan di  rumah korban untuk mendobrak pintu kamar.
"Dan kejadian ini langsung diberitahukan  saksi ke Kantor Den Intel dengan harapan bisa menghubungi pihak kepolisian," jelasnya.

Luhukay menjelaskan, selang beberapa waktu  personil Polsek Nusaniwe yang dipimpin  Kapolsek Nusaniwe AKP. Johan Anakotta dan personil Piket Sat Intelkam Polresta P. Ambon & P.P. Lease tiba di TKP dan mengamankan TKP serta melakukan dokumentasi serta pulbaket terkait kejadian tersebut

Pukul 20.23 WIT, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta P. Ambon & P. P. Lease tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP, melakukan dokumentasi kondisi korban dan selanjutnya menurunkan jenazah korban dan diletakan diatas tempat tidur yang ada di dalam kamar tersebut.

Jenazah korban diantar dengan menggunakan mobil ambulance RS Bhayangkara untuk dilakukan visum luar.

Luhukay juga menambahkan, korban mengakhiri hidupnya  dikarenakan korban diketahui selingkuh dengan laki-laki lain oleh suaminya. (KK-02).