-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Kutikata.com 2025
AMBON, KutiKata.com - Ulah Yacob Usmany (YU) anggota DPRD Kota Ambon yang sengaja gunakan dokumen palsu pada pendaftaran calon legislator di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya berbuntut panjang.
Kader menuding Bachdim Karepesina Ketua DPC Kota Ambon terlibat pada kasus tersebut sehingga sengaja mengulur-ulur waktu untuk memanggil Yacob Usmany guna dimintai penjelasannya.
“Sepertinya Ketua DPC PKB Kota Ambon sengaja melindungi YU dan terkesan mengulur-ulur waktu, padahal tindakan Yacob Usmany yang dengan sengaja menggunakan rekomendasi ke partai lain (PSI) tapi dipakai untuk mendaftar di PKB merupakan perbuatan maladministrasi yang fatal dan berdampak pada nama besar PKB. Ini sebuah pelecehan yang tidak bisa ditolerir, kami minta Ketua DPC PKB Kota Ambon serius menangani kasus ini,” kata salah satu kader PKB Kota Ambon, RN kepada wartawan di Ambon, Kamis (27/11/2025).
Menurutnya, secara institusi, perbuatan Yacob Usmany telah menciderai marwah PKB juga kredibilitas Ketua DPC PKB Kota Ambon dipertanyakan.
Selain Ketua DPD PKB Kota Ambon, staf KPUD Kota Ambon juga terlibat pada persoalan ini.
“Bayangkan, saat berkas dimasukan, apakah staf KPUD Kota Ambon tidak lakukan verifikasi berkas dan langsung menerima berkas tanpa dibaca terlebih dulu ? padahal, ada caleg yang namanya salah satu huruf berkasnya dikembalikan. Namun masalah fatal kayak berkas milik Yacob Usmany masih bisa diloloskan,” katanya bertanya.
Kader senior partai tersebut juga menjelaskan jika kesalahan KPUD Kota Ambon juga tidak bisa dianggap enteng. Pasalnya, yang menandatangani rekomendasi yang dikeluarkan PKP Indonesia untuk Yacob Usmany adalah kepengurusan yang tidak tercatat dalam SIPOL.
“Persoalan dualisme dalam tubuh PKPI adalah hal biasa paada semua partai karena KPU hanya berpegang paada kepengurusan yang tercatat dalam SIPOL berdasarkan surat dari Kementerian Hukum dan HAM. Itu yang menjadi dasar pijak. Oleh sebab itu kami mintakan DPC PKB kota Ambon serius sikapi hal ini aagar Marwah partai ini tetap terjaga,” tegasnya.
Diduga kuat, lolosnya pemberkasan dokumen milik Yacob Usmany lantaran ada permainan oknum—oknum di KPU Kota Ambon. Jika hal ini lanjut RN tidak disikapi maka pihaknya akan menyurati DKPP untuk mengevaluasi kinerja KPU Kota Ambon.
”Jangan anggap ini masalah biasa, apalagi sebelum pindah ke PKB, Yacob Usmany memiliki track record yang kurang bagus di partai terdahulu,” katanya mengingatkan.