Di Tengah Bocoran Nilai Tertinggi, Gubernur Pilih Sapulette

Gubernur Hendrik Lewerissa umumkan terpilihnya Roberd Sapulette di hadapan jemaat. 
Keputusan memicu tanda tanya karena bocoran hasil asesmen menyebut kandidat lain meraih nilai tertinggi.

AMBON, KutiKata.com – Teka-teki siapa yang akan menduduki kursi Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon akhirnya terjawab. 

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengungkapkan bahwa dirinya telah menandatangani Surat Keputusan (SK) pengangkatan Roberd Sapulette sebagai Sekretaris Kota Ambon definitif.

Pernyataan itu disampaikan langsung Gubernur saat memberikan sambutan pada peresmian Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil, Klasis Pulau Ambon, Sabtu (11/07/2026). 
Pengakuan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai siapa pejabat yang dipilih dari tiga kandidat hasil seleksi terbuka.
"Saya menyapa Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette bukan sebagai Plt, tetapi sebagai Sekkot, sebab SK-nya telah saya tandatangani," ujar Lewerissa.

Ucapan spontan gubernur itu langsung disambut tepuk tangan jemaat dan tamu undangan. Meski sederhana, pernyataan tersebut menjadi sinyal resmi bahwa proses penetapan Sekkot Ambon telah rampung, meski hingga kini SK dimaksud belum diumumkan secara terbuka kepada publik.

Namun, keputusan tersebut menyisakan ruang pertanyaan. 
Sebab, berdasarkan informasi hasil asesmen Kementerian Dalam Negeri yang diperoleh Spektrum, Apries Benel Gaspersz, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon, disebut memperoleh nilai tertinggi dalam seluruh tahapan seleksi calon Sekkot Ambon.

Informasi itu berbeda dengan mekanisme pengumuman resmi Panitia Seleksi yang tidak pernah membuka nilai akhir masing-masing peserta. Pansel hanya menetapkan tiga nama terbaik berdasarkan urutan alfabet, bukan berdasarkan peringkat.

Ketua Panitia Seleksi, Sadali Ie, sebelumnya menjelaskan bahwa tiga besar ditetapkan melalui penilaian komprehensif yang meliputi kompetensi manajerial, rekam jejak, penulisan makalah, presentasi, wawancara, hingga penilaian akhir sesuai ketentuan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama.

Melalui Pengumuman Nomor 10/PANSEL/PKA/VI/2026 tertanggal 8 Juni 2026, tiga kandidat yang dinyatakan lolos adalah Apries Benel Gaspersz, Roberd Sapulette, dan Steven Dominggus. 
Ketiganya kemudian diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian untuk dipilih satu nama sebagai Sekretaris Kota Ambon definitif.

Terpilihnya Robert Sapulette menegaskan bahwa keputusan akhir tidak semata-mata ditentukan oleh perolehan nilai asesmen. Sesuai ketentuan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat pembina kepegawaian memiliki kewenangan memilih satu dari tiga nama yang telah direkomendasikan panitia seleksi.

Namun pernyataan Gubernur Maluku bukan jawaban pasti, sebelum SK pengangkatan Sapulette diumumkan secara resmi oleh Pemkot Ambon. 

Ketika pernyataan Lewerissa dikonfirmasikan melalui pesan singkat WA,  Roberd Sapulette belum meresponnya. (S-03)