-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Kutikata.com 2025
BANDA NEIRA, KutiKata.com– Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, didampingi oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, serta sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, singgah di Istana Mini Banda dan Gereja Tua. (26/11/2025)
Rombongan Gubernur melancong menuju Istana Mini Banda, lokasi pusat pembukaan acara Festival Banda Heritage. Istana Mini, sebagai salah satu cagar budaya terpenting, akan menjadi latar belakang penyelenggaraan festival yang berupaya mengangkat kembali kejayaan sejarah rempah-rempah Kepulauan Banda.
Saat berkeliling di Istana Mini, rombongan didampingi pihak pengelola situs. Pengelola memberikan penjelasan rinci mengenai nilai historis dan situs-situs sejarah yang terdapat di dalam kompleks Istana Mini, menekankan perlunya pelestarian warisan tersebut.
Selain Istana Mini, Gubernur dan rombongan DPRD juga singgah di Gereja Tua, situs bersejarah lain di Banda Neira. Dalam kesempatan ini, Gubernur Hendrik Lewerissa dan Ketua TP PKK Maya Baby Lewerissa menyempatkan diri melaksanakan ibadah di Gereja Tua Banda. Perjalanan ke situs-situs ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku terhadap perlindungan seluruh warisan budaya di kepulauan tersebut dan memastikan bahwa aspek sejarah dan kekayaan budaya Banda telah terintegrasi dengan baik dalam persiapan festival.
Setelah menjelajahi lokasi utama, perhatian rombongan beralih ke halaman belakang Istana Mini, tempat stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah dipersiapkan. Stand ini didirikan sebagai platform bagi pelaku usaha lokal untuk memamerkan dan menjual produk khas Banda, mulai dari kerajinan hingga aneka kuliner.
Keberadaan Stan UMKM ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian masyarakat setempat. Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi, Gubernur dan rombongan turut berinteraksi dengan para pelaku usaha serta mencicipi berbagai jajanan khas yang dijajakan di lokasi tersebut.
Perjalanan santai ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk memastikan Festival Banda Heritage sukses secara penyelenggaraan, sekaligus memberikan dampak positif dan berkelanjutan dalam pelestarian sejarah serta peningkatan kesejahteraan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM lokal.