-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Kutikata.com 2026
AMBON, KutiKata.com – Roberd Sapulette dipastikan akan dilantik sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon definitif oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, Jumat (17/7/2026). Pelantikan tersebut sekaligus mengakhiri polemik panjang pengisian jabatan Sekkot yang selama beberapa bulan terakhir menjadi perhatian publik.
Kepastian pelantikan itu diperkuat dengan pernyataan Gubernur Maluku, , yang mengungkapkan bahwa dirinya telah menandatangani Surat Keputusan (SK) pengangkatan Roberd Sapulette sebagai Sekretaris Kota Ambon.
Pernyataan itu disampaikan saat Gubernur meresmikan Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil pada Sabtu (11/7/2026).
«"Saya menyapa Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette bukan sebagai Plt, tetapi sebagai Sekkot, sebab SK-nya telah saya tandatangani," ujar Lewerissa yang disambut tepuk tangan jemaat dan tamu undangan.»
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa seluruh tahapan administrasi pengangkatan Sekkot Ambon telah rampung. Dengan pelantikan yang dijadwalkan berlangsung besok, Roberd Sapulette resmi mengemban jabatan sebagai pimpinan birokrasi tertinggi di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.
Pengisian jabatan Sekkot sebelumnya berlangsung cukup dinamis. Proses seleksi memunculkan berbagai spekulasi karena Panitia Seleksi hanya mengumumkan tiga nama terbaik berdasarkan urutan alfabet melalui Pengumuman Nomor 10/PANSEL/PKA/VI/2026 tertanggal 8 Juni 2026, yakni Apries Benel Gaspersz, Roberd Sapulette, dan Steven Dominggus, tanpa mempublikasikan nilai akhir masing-masing peserta.
Informasi yang beredar menyebutkan Apries Benel Gaspersz memperoleh nilai asesmen tertinggi berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri. Namun, sesuai ketentuan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, keputusan akhir tetap menjadi kewenangan Pejabat Pembina Kepegawaian untuk memilih satu dari tiga nama yang direkomendasikan Panitia Seleksi.
Ketua Panitia Seleksi, Sadali Ie, sebelumnya menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara menyeluruh, meliputi kompetensi manajerial, rekam jejak, penulisan makalah, presentasi, wawancara, hingga penilaian akhir sesuai mekanisme yang berlaku.
Pelantikan Roberd Sapulette diharapkan menjadi penanda berakhirnya seluruh dinamika pengisian jabatan Sekkot Ambon. Tantangan berikutnya adalah memastikan roda birokrasi berjalan efektif serta mendukung pelaksanaan program-program prioritas Pemerintah Kota Ambon.
Hingga berita ini diturunkan, Roberd Sapulette belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp terkait pelantikannya.