Empat Putra-Putri Terbaik Maluku Lolos ke Istana

Siap Harumkan Nama Daerah di Gita Bahana Nusantara

AMBON, KutiKata.com – Empat putra-putri terbaik Maluku berhasil menembus seleksi Gita Bahana Nusantara (GBN) Tingkat Provinsi Maluku 2026 dan akan mewakili daerah pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.

Keberhasilan tersebut ditentukan melalui audisi yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Ambon, Jumat (10/07/2026).

Ajang ini juga menjadi wadah bagi generasi muda Maluku untuk menunjukkan kemampuan vokal sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme melalui seni musik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bidang IGTK, Jefiks Berhitu, menegaskan, pembangunan sumber daya manusia unggul tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga melalui pembinaan kreativitas, karakter, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Menurutnya, Gita Bahana Nusantara merupakan ruang strategis bagi generasi muda untuk memperlihatkan kemampuan sekaligus memperkuat persatuan dalam bingkai keberagaman Indonesia.
"Gita Bahana Nusantara bukan sekadar kompetisi vokal, melainkan panggung nasional tempat keberagaman Indonesia bersatu dalam harmoni. Setiap nada yang dilantunkan adalah simbol perjuangan dan cinta tanah air," ujar Jefiks.

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak semata-mata mengejar kemenangan, tetapi menjadikan pengalaman tersebut sebagai sarana mengasah kemampuan musikalitas, memperluas wawasan, dan membangun jejaring dengan talenta terbaik dari seluruh Indonesia.

Audisi tahun ini diikuti 21 pelajar SMA/SMK dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat oleh dewan juri yang diketuai Agus Kurnia Wibowo bersama Semy Toisutta dan Dece Matulapelwa, terpilih empat peserta terbaik yang akan mengemban nama Maluku di tingkat nasional.

Keempat peserta tersebut masing-masing Cattrin Anmaan (Sopran), Hayrel Pricia de Fretes (Alto), Sinyo Michael Fanallen (Tenor), dan Christo Siahainenia (Bas).

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Keterina Lappy, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik selama proses seleksi.

Ia menilai keberhasilan para peserta tidak terlepas dari kerja keras, bimbingan para guru, serta dukungan orang tua yang terus mendorong pengembangan bakat anak-anak mereka.
"Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan minat dan bakat generasi muda agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi Maluku yang unggul dan berbudaya," kata Keterina.

Melalui ajang ini, Pemerintah Provinsi Maluku berharap semakin banyak pelajar terdorong mengembangkan potensi di bidang seni.

Keberhasilan empat duta Gita Bahana Nusantara tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa talenta muda Maluku mampu bersaing dan tampil membanggakan di panggung kenegaraan. (*)