-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Kutikata.com 2026
AMBON, KutiKata.com — Kekayaan kuliner Nusantara menjadi salah satu cara untuk merawat warisan budaya sekaligus memperkenalkannya kepada generasi masa kini.
Di Ambon, cita rasa lokal seperti ikan asar, kohu-kohu, colo-colo, hingga pala kembali mendapat tempat melalui rangkaian menu yang dihadirkan Hotel Santika Premiere Ambon sepanjang Oktober 2026.
Melalui program bertema Our Heritage, Our Future, hotel tersebut mengangkat kuliner sebagai bagian dari identitas budaya yang terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya.
Di Gandaria Restaurant, sejumlah hidangan ditawarkan dengan memadukan cita rasa daerah dan penyajian yang lebih modern. Salah satunya Ikan Asar Rica seharga Rp61.000 per porsi, yang disajikan bersama nasi dan kohu-kohu, salad sayuran khas Maluku.
Ada pula Iga Bakar seharga Rp111.000 per porsi, dilengkapi nasi, urap, dan sambal colo-colo yang dikenal dengan cita rasa segarnya. Kehadiran sambal khas Ambon tersebut memberikan sentuhan lokal pada hidangan berbahan dasar iga sapi panggang.
Pilihan lainnya meliputi Bebek Geprek seharga Rp92.000 per porsi dengan aneka saus pendamping, serta Rawon Daging seharga Rp117.000 per porsi yang disajikan bersama telur asin dan kecap manis.
Tak hanya makanan, unsur lokal juga dihadirkan melalui minuman Shot Pala yang dibanderol Rp55.000 per gelas. Minuman ini memadukan sirup pala dengan espresso, susu, dan sejumlah bahan lainnya.
Pala sendiri memiliki keterkaitan erat dengan sejarah dan identitas Kepulauan Maluku sebagai salah satu wilayah penghasil rempah penting di Nusantara.
Selain itu, tersedia Spirit Lychee dan Dragon Smoothies, masing-masing seharga Rp55.000 per gelas, sebagai alternatif minuman dengan karakter rasa buah yang menyegarkan.
Executive Chef Hotel Santika Premiere Ambon, Adi, mengatakan makanan memiliki hubungan erat dengan ingatan, budaya, dan pengalaman seseorang.
Menurutnya, warisan kuliner tidak hanya terletak pada resep yang diwariskan antargenerasi, tetapi juga pada kemampuan sebuah hidangan menghadirkan kembali kenangan tentang tempat, keluarga, dan tradisi.
“Dalam menghadirkan menu-menu ini, kami ingin menjaga karakter rasa sekaligus memberikan sentuhan yang sesuai dengan pengalaman tamu saat ini. Harapannya, setiap hidangan bisa dinikmati sekaligus membawa cerita,” ujarnya.
Sementara itu, Public Relations Manager Hotel Santika Premiere Ambon, Audra Pattiasina, menyebut tema Our Heritage, Our Future sebagai refleksi tentang pentingnya menjaga identitas di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, budaya dan tradisi tetap dapat hidup melalui berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk cara masyarakat mengenal, mengolah, dan menikmati makanan.
Melalui rangkaian menu Oktober ini, kuliner menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan kekayaan rasa Indonesia, termasuk bahan dan tradisi yang tumbuh di Maluku.
Namun, upaya menjaga warisan kuliner tidak berhenti pada penyajian hidangan. Pengenalan bahan lokal, pemahaman terhadap asal-usul makanan, serta keberlanjutan tradisi pengolahannya menjadi bagian penting agar kekayaan kuliner daerah tetap dikenal oleh generasi berikutnya.